
Dalam tonggak bersejarah kerja sama militer internasional, helikopter serang AH-64E Apache milik Angkatan Darat Inggris menembakkan rudal antitank AGM-114 Hellfire di wilayah Finlandia untuk pertama kalinya.
+ Klik di sini untuk menonton videonya
Operasi ini berlangsung dalam latihan multinasional Northern Strike 25 yang diadakan di Area Latihan Rovajärvi, Finlandia, dan diumumkan secara resmi oleh Pasukan Pertahanan Finlandia pada 21 Mei 2025.
+ Ukraina memulai produksi drone multiguna baru “Batyar” dengan jangkauan 800 km
Northern Strike 25, yang dipimpin oleh Brigade Kainuu, melibatkan sekitar 6.500 personel militer dari berbagai negara NATO, termasuk 900 personel Swedia dan 350 personel Inggris. Latihan ini berlangsung dari 12 hingga 31 Mei, dengan fokus pada interoperabilitas antar pasukan sekutu serta memperkuat postur pertahanan NATO di sayap utara Eropa.
Selain AH-64E Apache, Angkatan Darat Inggris juga berpartisipasi dengan helikopter pengintai AW159 Wildcat, bekerja sama dengan pesawat Finlandia NH90 dan MD500. Kolaborasi udara ini memberikan kesempatan luar biasa bagi pasukan Finlandia untuk berlatih menggunakan platform penerbangan serang canggih.
+ Video: Amanda Holden bersinar dengan setelan putih berani dan sepatu hak tinggi
Terobosan Strategis dan Kekuatan Udara Presisi
Kehadiran AH-64E Apache Guardian di Finlandia memperkuat kemampuan ofensif NATO dalam skenario intensitas tinggi. Varian modern Apache ini dilengkapi dengan avionik generasi terbaru, sistem akuisisi target dan komunikasi berbasis jaringan, serta ditenagai oleh dua mesin General Electric T700-GE-701D. Dengan kecepatan maksimum 330 km/jam, AH-64E dirancang untuk beroperasi secara efektif dalam kondisi ekstrem, termasuk di wilayah Arktik.
Sorotan utama dari latihan ini adalah peluncuran rudal Hellfire, yang memberikan presisi tinggi terhadap kendaraan lapis baja, struktur pertahanan, dan target strategis. Versi AGM-114R yang digunakan dalam latihan ini memiliki sistem pemandu multimode dan jangkauan hingga 8 km, menjadikannya aset penting dalam operasi konvensional maupun asimetris.
+ Lihat lebih banyak video helikopter militer
Kehadiran helikopter Apache di lingkungan Arktik menyoroti reposisi strategis NATO dan kemampuannya untuk memproyeksikan kekuatan militer di wilayah yang semakin penting. Dalam konteks meningkatnya ketegangan geopolitik, inisiatif seperti Northern Strike 25 memperkuat pencegahan kolektif dan pertahanan proaktif aliansi Atlantik.
Sumber dan gambar: X @Puolustusvoimat. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
